5 Penyebab Jarum RPM Mobil Mati

Penyebab Jarum RPM Mobil Mati

Tahukah anda bawa Jarum RPM Mobil juga bisa mati, tentu saja jika jarum RPM ini mati akan mengganggu anda.

Jarum RPM merupakan alat untuk memberikan informasi mengenai tentang kondisi mesin mobil anda.

Penyebab Jarum RPM Mobil Mati

Wajib diperhatikan, Apa saja penyebab Jarum RPM Mobil anda mati? Tentu saja ada beberapa masalah yang bisa menyebabkan hal ini terjadi.

Masalah pada Sensor Cranckshaft

Tahukah anda terdapat sensor pada cranckshaft yang mengukur kecepatan dan data ini dikirimkan ke ECU.

Jika sensor ini mengalami kerusakan atau kotor, maka informasi yang berikan tidak akan akurat, dan menyebabkan jarum RPM Mobil Mati.

Tanpa data yang akurat dari sensor ini, ECU tidak bisa mengatur waktu pengapian dengan benar.

Terdapat beberapa gejala yang bisa Anda perhatikan jika sensor crankshaft bermasalah antara lain mesin mobil yang sulit dihidupkan, mesin terasa bergetar, atau bahkan mobil tiba-tiba mati saat sedang berjalan.

Kabel Bermasalah

Jika kabel bermasalah pada sistem kelistrikan mobil, hal ini dapat menjadi penyebab jarum RPM tidak bergerak atau mati.

Tanpa sistem kelistrikan yang berfungsi dengan baik, banyak komponen mobil yang tidak akan bekerja sebagaimana mestinya.

Gejala yang bisa Anda perhatikan termasuk lampu dashboard yang redup atau mati, jarum RPM yang bergerak tidak stabil, atau indikator lain pada dashboard yang tidak berfungsi dengan tepat.

Kerusakan pada Panel Instrumen

Panel Instrunmen yang mengalami kerusakan bisa menjadi penyebab Jarum RPM Mobil Mati. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari umur mobil yang sudah tua atau kerusakan akibat benturan.

Jarum RPM pada mobil, sebagai bagian dari panel ini, memberikan data tentang kecepatan putaran mesin, yang penting untuk mengetahui kondisi mesin saat mobil berjalan.

Gangguan pada ECU

Jika ECU yang merupakan otak dari mboil mengalami permasalahan, hal ini bisa berdmapak pada komponen mobil termasuk jarum RPM.

ECU mengptimalkan performa mesin, komponen ini mengatur pengapian, campuran bensin.

Gejala yang menunjukkan adanya masalah pada ECU bisa beragam. Ini termasuk lampu check engine yang menyala, mobil yang tiba-tiba mati, atau performa mesin yang menurun.

Baca Juga: Cara Deteksi ECU Mobil Rusak, Pernah Alami?

Gangguan pada Sabuk Penggerak

Sabuk penggerak yang sudah longgar atau rusak dapat mempengaruhi kinerja alternator, tentu saja akan mempengaruhi kinerja jarum RPM.

Drive belt menghubungkan crankshaft dengan alternator, pompa air, dan komponen penting lainnya.

Baca Juga: Cara Deteksi ECU Mobil Rusak, Pernah Alami?

Hal ini berhubungan langsung pada sistem kelistrikan mobil anda, Gejala umum dari masalah drive belt termasuk suara berdecit dari ruang mesin, terutama saat mobil pertama kali dihidupkan.

Tentu saja jika anda mengalami permasalahan pada mobil matic anda, silahkan datang ke bengkel mobil matic terdekat yaitu Domo Transmisi.

Karena dengan teknisi yang berpengalaman dan rekam jejak sangat baik, permasalahan pada mobil anda pasti beres.

Reservasi melalui Aplikasi WA agar anda tidak terkena antre, Domo Transmisi siap memperbaiki kendaraan anda, jika kalian melakukan overhaul bersama kami, Domo Transmisi memberikan garansi 6 bulan atau setara 20.000 km.

R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.
R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.