Penyebab Tekanan Mobil Matic Terasa Berat

Penyebab Tekanan Mobil Matic Terasa Berat

Penyebab tekanan mobil matic terasa berat merupakan salah satu informasi yang harus dipahami secara betul-betul. Seperti yang diketahui, hampir seluruh pemilik dan pengemudi mobil matic pernah mengalami situasi tersebut

Bahkan, dengan situasi tersebut juga terasa lebih berat dan daya cengkram rem menjadi terlalu kuat. Apalagi, untuk mobil matic yang menggunakan jenis rem tromol pasti akan merasa lebih berat lagi.

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai perihal penyebab tekanan mobil matic terasa berat.

Inilah Penyebab Tekanan Mobil Matic Terasa Berat

Inilah Penyebab Tekanan Mobil Matic Terasa Berat

Ketika merasakan tarikan mobil matic menjadi berat, maka untuk solusi tergampang yang diambil adalah melakukan pemanasan lebih lama terlebih dahulu. Sayangnya, untuk hal tersebut keliru atau salah.

Dengan melakukan pemanasan mobil dengan durasi yang lama ini justru bisa mempertebal endapan karbon di bagian ujung elektroda. Ada beberapa penyebab tekanan mobil matic terasa berat yang harus Anda ketahui, yaitu:

Komponen Karbon Mengendap Pada Ruang Pembakaran

Dalam meningkatkan performa pada mesin mobil, memang sebaiknya kendaraan harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum dipergunakan. Akan tetapi, untuk Anda yang melakukan pemanasan dengan jangka yang panjang justru bisa membuat endapan karbon pada bagian ujung elektroda semakin berat.

Maka dari itu, dengan hal tersebut bisa membuat tarikan pada mobil matic menjadi lebih berat. Terlebih lagi untuk mobil matic yang dipergunakan di beberapa kota-kota besar Indonesia dan mempunyai mobilitas yang sangat tinggi.

Di saat berada di kondisi macet, para pengemudi akan mengendarai dengan kondisi RPM yang rendah. Satu hal perlu diingat, bahwa berkendara dengan kondisi RPM rendah ini justru bisa mempertebal endapan karbon pada ruang pembakaran mesin dan membuat tarikan menjadi berat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Ada bisa sesekali berkendara dengan kecepatan atau RPM tinggi. Sehingga, dengan cara tersebut bisa membantu dalam menghilangkan endapan pada komponen karbon.

Meski disarankan, akan tetapi para pengemudi mobil matic harus memperhatikan aturan dan ketentuan di saat melaju dengan kecepatan tinggi. Akan lebih baiknya lagi, untuk Anda bisa melakukan kecepatan tinggi di jalan tol.

Dengan melakukan hal tersebut bisa membuat endapan di komponen karbon menghilang secara perlahan-lahan. Lebih pentingnya lagi dengan melakukan cara tersebut bisa menghemat biaya, karena tidak memerlukan pengeluaran biaya service tune up.

Komponen Kampas Kopling Mengalami Keausan

Penyebab tekanan mobil matic terasa berat kedua adalah komponen kampas rem sudah aus atau tipis. Banyak yang belum mengerti, bahwa kondisi kampas kopling yang sudah mau habis ini pedal gas menjadi berat.

Pasalnya, kampas kopling yang telah tipis dan mau habis ini membuat komponen flywheel menjadi cengkeram. Apalagi, untuk mobil dengan transmisi manual daya cengkram yang kuat ini diciptakan guna memberikan potensi terselip.

Tidak hanya itu saja, ada gejala lain yang bisa dirasakan di saat tarikan mobil menjadi berat, yaitu muncul getaran di saat melaju. Sehingga, dengan hal tersebut membuat para pengendara dan penumpang menjadi kurang nyaman.

Solusi yang bisa diambil adalah segera melakukan penggantian kampas kopling pada bengkel terpercaya. Ada juga dua komponen mobil yang harus diganti pada saat melakukan penggantian kampas kopling, yaitu flywheel dan pressure plate.

Bearing Roda Kurang Pelumas

Bearing roda adalah komponen pada poros yang mempunyai fungsi sebagai bantalan roda dengan steering knuckle. Sebagai bantalan, bearing roda juga harus mempunyai pelumas yang cukup.

Sebaliknya, untuk bearing roda yang tidak mempunyai pelumas sesuai dengan aturan bisa membuat pedal gas menjadi berat. Lebih parahnya lagi dengan kondisi tersebut juga bisa menciptakan suara kurang nyaman di saat sedang melaju.

Untuk cara mengatasi permasalahan tersebut adalah memberikan pelumas pada bagian bearing roda. Akan tetapi, disaat bearing roda mengalami keretakan harus dilakukan pergantian dengan cepat.

Mempunyai Daya Cengkram Rem yang Terlalu Kuat

Seperti yang sudah disebutkan pada sebelumnya, bahwa penyetelan rem dengan daya cengkram kuat ini membuat tarikan mobil matic menjadi berat. Pada umumnya, permasalahan pada settingan daya cengkram rem mobil ini terjadi pada rem jenis tromol. Untuk solusi yang bisa diambil yaitu melakukan penyetelan ulang pada komponen daya cengkram rem tromol terlebih dahulu.

Baca Juga: Pengertian Rem Tromol Mobil, Kelebihan, dan Penyebab Kerusakannya

Terdapat Gangguan pada Sistem Transmisi Mobil

Penyebab tekanan mobil matic terasa berat selanjutnya, yaitu plat gigi satu dengan yang lain saling menempel. Pada mobil matic ini mempunyai sistem transmisi secara otomatis dengan memanfaatkan roda gigi yang berbentuk seperti pelat lempengan pada sistem hidrolik.

Selain itu, untuk sistem pada transmisi otomatis yang mengalami gangguan ini akibat dari himpitan tersebut. Maka dari itu, proses perpindahan gigi yang dilakukan oleh para pengemudi tetap mengalami kesusahan.

Sekalipun, Anda sudah menginjak pedal gas sudah sampai dengan penuh tetap saja tidak memberikan tenaga. Salah satu alasan kenapa hal tersebut bisa terjadi, karena mesin mobil matic masih tertahan.

Himpitan atau plat gigi yang saling menempel ini bisa terjadi akibat kurangnya oli transmisi. Sehingga, pada beberapa komponen yang saling berdekatan ini kurang dilumasi oleh oli transmisi.

Solusi yang bisa diambil dari permasalahan tersebut adalah melakukan pergantian oli transmisi baru di bengkel terpercaya. Jangan pernah menunda-nunda untuk melakukan hal yang satu ini, karena bisa memberikan dampak buruk terhadap beberapa komponen mobil lainnya.

Catalytic Converter Tersumbat

Penyebab tekanan mobil matic terasa berat yang paling akhir berada di komponen catalytic converter. Sisa-sisa bahan bakar yang sering disebut dengan gas buangan ini mempunyai kandungan kurang baik untuk alam. Kenapa hal tersebut terjadi, karena catalytic converter ini mempunyai peran sebagai penyaring dan penyerap gas buangan.

Cara kerja yang dilakukan adalah gas sisa hasil pembakaran mesin ini akan diserap oleh catalytic converter. Di dalam komponen tersebut juga akan diubah supaya gas yang keluar dari knalpot ini menjadi lebih ramah lingkungan.

Komponen catalytic converter ini juga harus dilakukan pembersihan secara rutin. Bahkan, juga perlu dilakukan service supaya daya serap pada mobil matic ini menjadi stabil atau tidak tersumbat.

Untuk catalytic yang tersumpan ini bisa membuat tarikan mobil menjadi lebih berat. Tidak hanya itu saja, dengan hal tersebut juga bisa membuat pedal gas mobil matic menjadi lebih berat lagi.

Sebab, untuk gas polutan yang telah diserap oleh katalis ini bisa kelama-lamaan menjadi kerak. Ketika dibiarkan secara terus menerus, maka bisa menumpuk dan menutup bagian rongga katalis.

Rongga katalis yang sudah tertutup inilah yang menjadi penyebab penghambatan RPM untuk berada di batasan maksimum. Sedangkan, untuk dampak akhirnya bisa membuat tarikan mobil menjadi lebih berat.

Ada salah satu solusi yang bisa diambil, yaitu melakukan pembersihan secara rutin. Apabila komponen tersebut juga sudah tidak layak pakai, maka untuk Anda bisa langsung melakukan pergantian dengan yang baru.

Bengkel yang bisa Anda tuju untuk mengatasi permasalahan tarikan mobil berat adalah di bengkel spesialis transmisi mobil terpercaya, seperti DOMO TRANSMISI.

DOMO TRANSMISI adalah bengkel otomotif dengan kualitas profesional yang sudah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Layanan pemeriksaan komponen dan servis di DOMO TRANSMISI semuanya akan dikerjakan oleh teknisi yang handal, berpengalaman. Secara umum, servis dan pengecekan sangatlah penting untuk menjamin agar pengalaman berkendara Anda akan menjadi lebih aman dan nyaman. Karena itu, Anda dapat membawa kendaraan Anda untuk melakukan servis dan pengecekan rutin di bengkel terpercaya seperti DOMO TRANSMISI untuk hasil terbaik.

Reservasi layanan DOMO TRANSMISI sekarang  melalui WhatsApp pada nomor 0882-1244-0591 atau hubungi disini. Reservasi lebih mudah karena bisa dari rumah, Anda akan diarahkan langsung untuk mendatangi cabang Dokter Mobil terdekat untuk melakukan perawatan transmisi matic mobil Anda tanpa harus mengantre layaknya bengkel biasa.

Penutup

Nah, itulah dia penjelasan secara lengkap mengenai perihal penyebab tekanan mobil matic terasa berat. Semoga, dengan adanya penjelasan diatas bisa membantu Anda yang mengalami masalah terhadap mobil matic.

Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.
Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.