Ciri Tensioner Mobil Rusak dan Solusinya

Ciri Tensioner Mobil Rusak

Tensioner pada mobil merupakan komponen terpenting pada mobil anda, jika mengalami kerusakan tentu saja anda akan mengalami gangguan.

Bagaimana Ciri Tensioner Mobil Rusak? Dan apa solusinya? Apakah tensioner yang rusak harus turun mesin?

Kami akan membahasnya, tensioner berfungsi unyuk menjaga ketegangan sabuk atau rantai timing agar performa mobil anda selalu optimal.

Ciri Tensioner Mobil Rusak

Apa saja Ciri Tensioner Mobil Rusak, kami akan memberikan solusi terbaik untuk anda.

Suara Mesin Berisik

Suara berisik yang tidak biasa dari mesin bisa jadi adalah pertanda bahwa tensioner mobil Anda mengalami masalah.

Suara ini biasanya seperti berdecit atau berdengung, dan ini terjadi karena tensioner tidak bisa menjaga ketegangan sabuk dengan baik.

Sabuk yang kendur atau terlalu kencang bisa menyebabkan gesekan dan vibrasi yang tidak normal, yang pada akhirnya menghasilkan suara berisik tersebut.

Pastikan untuk memeriksa komponen lain yang juga bisa menyebabkan suara berisik, seperti bearing atau pulley.

Baca Juga: Penyebab Transmisi Bunyi Krek

Sabuk Drive Lepas

Ciri lain dari tensioner yang rusak adalah sabuk drive atau belt yang melorot atau lepas. Ini terjadi karena tensioner tidak mampu menjaga posisi sabuk dengan tepat.

Sabuk yang melorot bisa menyebabkan mobil Anda kehilangan fungsi penting seperti power steering, alternator, dan sistem pendingin.

Mesin Cepat Panas

Tensioner yang tidak berfungsi dengan baik bisa menyebabkan mesin mobil menjadi overheat. Ini karena tensioner yang rusak dapat menghambat kerja water pump yang berfungsi untuk mendinginkan mesin.

Jika hal ini terjadi, sangat disarankan untuk segera menghentikan mobil dan tidak melanjutkan perjalanan sebelum masalahnya terselesaikan.

Getaran yang tidak Biasa

Getaran yang tidak biasa seringkali menjadi tanda awal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan tensioner mobil Anda.
Tensioner yang rusak atau aus dapat menyebabkan sabuk atau rantai timing bergetar, yang kemudian dapat dirasakan saat mobil beroperasi.

Vibrasi ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga bisa merusak komponen mesin lainnya jika dibiarkan berlarut-larut.

Kerusakan pada Belt

Tensioner yang tidak bekerja dengan baik akan berdampak langsung pada sabuk atau rantai timing.

Sabuk atau rantai yang terlalu kencang atau terlalu kendur akan cepat mengalami kerusakan. Ini bisa berupa retakan, peregangan, atau bahkan sobek pada sabuk.

Untuk mengatasi masalah ini, selain mengganti tensioner, Anda juga harus memeriksa kondisi sabuk atau rantai timing secara berkala.

Selain itu anda juga akan mengalami penurunan performa mobil, Tensioner yang tidak optimal akan mengganggu kerja dari sabuk atau rantai timing, yang kemudian berdampak pada timing pengapian dan performa mesin secara keseluruhan.

Penting untuk melakukan pengecekan jika mobil matic anda sudah mengalami gangguan?

Jika anda mengalami ciri diatas segera periksa mobil anda ke bengkel spesialis matic, masalah yang terjadi pada mobil anda bisa diatasi dengan tepat bersama teknisi kami.

Tunggu apalagi datanglah ke Domo Transmisi sekarang juga, hub melalui WA pada nomor 0882:1244:0591 .

R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.
R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.