Penyebab dan Cara Mengatasi Suara Berdecit dari Fan Belt Mobil

Bengkel Mobil Matic Surabaya – V belt, atau yang juga dikenal sebagai V-belt, adalah komponen penting dalam sistem mesin mobil. Fungsi utamanya adalah untuk menggerakkan berbagai komponen auxiliaries seperti alternator, pompa air, dan sistem AC. Fan belt bekerja dengan cara mentransfer tenaga dari crankshaft ke komponen-komponen tersebut.

Namun, ada kalanya fan belt mengalami masalah yang ditandai dengan mengeluarkan suara berdecit yang selain mengganggu juga bisa menyebabkan performa kerja vanbelt menurun. Meskipun hal ini sudah menjadi masalah yang umum terjadi, namun jika tidak segera ditangani bisa beresiko v belt putus secara tiba tiba sehingga menyebabkan salah satu komponen mobil yang terkait tidak bisa berfungsi.

 

Penyebab Fan Belt Mobil Berbunyi

Suara berdecit yang berasal dari fan belt mobil bisa sangat mengganggu, selain menyebabkan suara bising, hal ini juga bisa menyebabkan v belt lebih cepat aus bahkan beresiko putus. Ada beberapa penyebab umum yang bisa menjadi sumber masalah ini seperti

Kondisi fan belt sudah terlalu kotor

Kotoran yang menumpuk bisa membuat fan belt menjadi kasar dan berdecit saat berputar. Kotoran ini bisa berasal dari debu jalan, oli yang menetes, atau bahkan serpihan-serpihan kecil dari komponen mobil lainnya.

Perawatan yang salah

Jika fan belt tidak dirawat dengan baik, bisa jadi ia akan cepat rusak dan berbunyi. Perawatan yang salah bisa berupa pembersihan yang jarang, penggunaan pelumas yang tidak tepat, atau penyetelan ketegangan belt yang tidak pas.

Faktor usia

Seperti halnya komponen mobil lainnya, fan belt juga memiliki masa pakai. Jika sudah terlalu tua, fan belt bisa menjadi kaku dan berdecit. Kekakuan ini disebabkan oleh proses oksidasi dan kerusakan fisik yang terjadi seiring waktu. Usia v belt yang sudah terlalu tua biasanya ditandai dengan adanya keretakan. Jika hal tersebut sudah nampak sebaiknya segera melakukan pergantian.

 

Menghilangkan Suara Berdecit dari V Belt Mobil

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk menghilangkan suara berdecit pada kendaraan mobil seperti

Menggunakan Air Sabun

Air sabun bisa membantu melunakkan dan membersihkan fan belt. Caranya, campurkan sabun cuci piring dengan air hangat, lalu semprotkan ke fan belt saat mesin dalam keadaan mati.

Oleskan Pelumas atau Oli

Pelumas bisa membantu fan belt berputar lebih halus. Oleskan pelumas secara merata di seluruh permukaan fan belt, lalu biarkan beberapa saat sebelum menyalakan mesin.

Gunakan Gemuk atau Grease

Gemuk bisa membantu melindungi fan belt dari gesekan yang bisa menyebabkan suara berdecit. Oleskan gemuk secara merata, lalu biarkan beberapa saat sebelum menyalakan mesin.

Gunakan Cairan Khusus Belt

Cairan ini dirancang khusus untuk merawat dan melindungi fan belt. Ikuti petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan produk. Cairan ini biasanya banyak dijual di toko toko yang menyediakan sparepart mobil.

Melakukan penggantian fan belt secara rutin

Fan belt sebaiknya diganti ketika mobil sudah menempuh jarak 2.000 Km hingga 4.000 Km. Penggantian secara rutin ini penting untuk menjaga performa dan keawetan fan belt.

Jika Anda hendak melakukan penggantian fan belt, sebaiknya lakukan di bengkel terpercaya dan profesional seperti DOMO Transmisi yang merupakan dokter mobil untuk berbagai jenis penyakitnya. Dengan perawatan yang tepat dan rutin, Anda bisa memperpanjang usia fan belt dan menghindari suara berdecit yang mengganggu. Selain itu, bengkel profesional juga bisa memberikan saran dan solusi terbaik untuk permasalahan mobil Anda lainnya. Jadi, jangan tunda lagi, rawat mobil Anda sekarang juga!

Mas Zul

Mas Zul

Mas Zul

Mas Zul