Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Jika oli transmisi matic terlalu banyak menjadi satu masalah yang harus juga diselesaikan. Bahkan, masih banyak sampai dengan sekarang yang masih abai dengan perihal oli transmisi matic.

Pada era yang serba mudah seperti sekarang, lebih banyak kendaraan atau mobil dengan transmisi matic dibandingkan manual. Untuk kalangan masyarakat juga lebih banyak memilih kendaraan matic dibandingkan harus ribet menggunakan manual.

Seperti yang diketahui, untuk mobil dengan jenis transmisi matic ini tidak membuat penggunanya merasa ribet atau mudah. Ketika dibandingkan dengan manual tentunya sangat berbeda jauh.

Apalagi, di dalam segi mesin untuk mobil matic ini membutuhkan perawatan secara khusus dan salah satunya berada di komponen oli transmisi. Sebaliknya, untuk mobil manual hanya membutuhkan perawatan secara berkala saja.

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan sampai dengan perihal jika oli transmisi matic terlalu banyak. Sedangkan, untuk Anda yang penasaran mengenai perihal oli transmisi matic bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini.

Penyebab Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Penyebab Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa untuk masalah oli transmisi matic ini mempunyai beberapa penyebab. Untuk beberapa penyebab yang muncul akibat jika oli transmisi matic terlalu banyak adalah:

  1. Terjadi Penurunan pada Kualitas Oli

Untuk penyebab pertama jika oli transmisi matic terlalu banyak adalah penurunan pada kualitas oli. Selain itu, untuk oli yang kondisinya penuh ini bisa menggenangi komponen poros engkol.

Paling bahayanya lagi dengan kondisi oli transmisi yang penuh ini tidak bisa melumasi pada beberapa komponen lainnya. Dengan tidak ada pelumasnya ini membuat komponen mesin di dalam kendaraan tersebut muncul gesekan dan kasar.

Pada hal yang satu ini menjadi faktor utama dari rusaknya kualitas oli. Bahkan lebih parahnya lagi bisa saja komponen mobil lainnya juga menjadi lebih cepat aus.

  1. Langkah Piston Menjadi Terhambat

Penyebab jika oli transmisi terlalu banyak adalah pergerakan piston menjadi terhambat. Untuk penyebab yang satu ini masih ada hubungannya dengan pertama.

Pada hal yang satu ini bisa saja terjadi, karena bagian komponen engkol piston tidak terendam dengan oli mesin. Sehingga, untuk gerakan yang diberikan ini terbebas dari hambatan zat cair.

Sebaliknya, untuk engkol poros yang terendam oli cairan yang terlalu banyak atau overload akan menjadi lebih sulit bergerak. Apabila sudah terjadi hal tersebut hanya ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu mesin bekerja tidak maksimal dan bensin menjadi lebih boros.

  1. Mengganggu Komponen Kopling Basah

Untuk penyebab jika oli transmisi matic terlalu banyak yang paling akhir adalah mengganggu komponen kopling. Meski mesinnya mempunyai transmisi matic, akan tetapi tetap ada komponen kopling yang tidak bisa dilihat mata.

Pada komponen yang satu ini mempunyai fungsi untuk meneruskan putaran dan poros engkol mesin ke roda gigi. Sehingga, dengan hal tersebut bisa membuat gerakan pada bagian roda belakang.

Cara Mengatasi Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Cara Mengatasi Jika Oli Transmisi Matic Terlalu Banyak

Setelah mengerti apa saja penyebabnya, untuk saat ini Anda juga harus paham dengan perihal cara mengatasinya. Ada beberapa cara yang bisa dipergunakan untuk mengatasi jika oli transmisi terlalu banyak, yaitu:

  1. Sering Melakukan Service Secara Berkala

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa sampai dengan sekarang untuk masalah oli transmisi ini masih dianggap sepele. Artinya, banyak dari kalangan masyarakat yang beranggapan untuk oli transmisi menjadi satu hal tidak penting.

Padahal, sampai dengan sekarang juga banyak sekali dari kalangan masyarakat khususnya yang mempunyai kendaraan roda 4 atau mobil mempunyai masalah di oli transmisi. Untuk salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jika oli transmisi terlalu banyak adalah sering melakukan service secara berkala.

Terkadang ada beberapa orang yang asal-asalan dalam mengisi oli transmisi. Sehingga, di saat kondisi oli transmisi masih penuh langsung ditambahkan begitu saja dan berujung penuh.

Untuk oli transmisi matic yang penuh ini bisa memberikan dampak buruk terhadap komponen mesin kendaraan tersebut. Maka dari itu, sebelum mengisi oli transmisi matic melihat terlebih dahulu masih tersedia berapa liter terlebih dahulu.

Ketika merasa awam dan kesusahan, Anda bisa juga membawa kendaraan tersebut kepada bengkel terdekat. Biasanya, untuk bengkel terdekat ini mempunyai orang yang sudah ahli di dalam bidangnya masing-masing.

  1. Memilih Bengkel yang Sudah Ahli dalam Bidangnya

Cara kedua untuk mengatasi, jika oli transmisi terlalu banyak adalah memilih bengkel yang mempunyai mekanik ahli dalam bidangnya. Apalagi, untuk di era seperti sekarang ada banyak sekali bengkel mobil yang bermunculan.

Akan tetapi, perlu diingat lagi untuk pemilihan bengkel mobil ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Paling tidak, untuk Anda bisa memastikan terlebih dahulu bahwa bengkel tersebut mempunyai keahlian dan reputasi terbaik.

Sebenarnya, untuk yang paling penting adalah masalah reputasi. Memang untuk saat ini banyak sekali bengkel yang bermunculan, akan tetapi belum semua mempunyai reputasi yang baik dan rekomendasi.

Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk melakukan riset kecil-kecilan terlebih dahulu sebelum memilih bengkel. Kumpulkan paling tidak tiga sampai dengan empat bengkel mobil terlebih dahulu.

Setelah itu, Anda bisa memilih salah satu yang menurut Anda mempunyai layanan terbaik. Jangan mudah tergoda juga dengan harga yang murah, karena belum tentu pelayanan dan hasil pengerjaan bisa sesuai keinginan.

DOMO Transmisi dari Dokter Mobil adalah bengkel spesialis transmisi mobil yang bisa Anda percaya. Layanan terbaru dari Dokter Mobil ini menggunakan peralatan berteknologi tinggi dan ditangani langsung teknisi yang ahli. Selain itu, telah teruji riset dan pengembangannya, sehingga kualitas layanan DOMO Transmisi memang sangat terjamin.

Reservasi layanan DOMO Transmisi sekarang melalui WhatsApp pada nomor 088212440591 atau hubungi disini untuk dapatkan informasi lengkap seputar layanan DOMO Transmisi. Anda juga bisa langsung mengunjungi cabang Dokter Mobil terdekat dari lokasi kediaman Anda untuk nikmati langsung layanan DOMO Transmisi.

  1. Memilih Oli Transmisi yang Masih Keadaan Baru

Untuk masalah oli transmisi ini tidak berbeda jauh dengan oli mesin kendaraan. Artinya, di setiap penjualannya berbentuk literan di dalam sebuah kaleng. Maka dari itu, untuk mengantisipasi terjadinya kepenuhan oli transmisi bisa menyesuaikan terlebih dahulu setiap liter kaleng tersebut.

Lakukan hitung juga berapa kaleng yang dibutuhkan oleh kendaraan tersebut. Jangan sampai kelebihan dalam menuangkan oli transmisi, karena bisa memberikan dampak buruk di kemudian hari.

Mungkin, untuk orang yang baru saja mempunyai kendaraan roda 4 akan merasa bingung jika oli transmisi terlalu banyak. Maka dari itu, untuk langkah yang bisa diambil adalah melakukan konsultasi kepada orang bengkel tersebut.

Pastikan juga untuk oli transmisi yang Anda pilih masih berada di kondisi segel atau benar-benar baru. Sehingga, dengan hal tersebut bisa mengantisipasi terjadinya beberapa kejadian tidak diinginkan.

Untuk masalah transmisi mobil matic ini menjadi satu hal yang harus benar-benar diperhatikan dan tidak boleh dilupakan begitu saja. Apalagi, ketika jika oli transmisi terlalu banyak bisa saja membuat kendaraan tersebut menjadi mogok.

Baca Juga: Jangan Sampai Kecele, Ini Akibat dari Salah Isi Oli Transmisi

Sangat disarankan untuk Anda tidak mengisi oli transmisi secara individu, ketika masih awam atau kurang paham. Cari saja bengkel terdekat untuk mengatasi permasalahan oli transmisi mobil matic.

Satu hal yang perlu diketahui lagi, bahwa untuk masalah oli transmisi mobil sudah kondisi rusak ini bisa saja menghabiskan biaya yang tidak sedikit atau banyak. Jangan sampai hal tersebut terjadi, karena bisa membuat Anda merasa kehabisan dana.

Nah, inilah penjelasan secara lengkap dan jelas mengenai jika oli transmisi terlalu banyak. Semoga, dengan adanya penjelasan diatas bisa membantu Anda yang ingin tahu lebih banyak lagi mengenai oli transmisi mobil matic.

Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.
Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.