Cara Ganti Oli Persneling Mobil yang Wajib Anda Ketahui

Persneling pada kendaraan Mobil merupakan salah satu komponen di dalam mobil yang sangat penting karena dapat membuat bagian dalam mobil menjadi lebih ringan, termasuk kendaraan mobil Anda.

Kendaraan Mobil yang memiliki persneling ini akan terasa lebih nyaman ketika digunakan, oleh karena itu agar persneling mobil dapat bertahan lama dalam penggunaannya, diperlukan untuk mengetahui cara ganti oli persneling mobil agar kita dapat terus menggunakan persneling mobil dengan baik.

Cara ganti oli persneling mobil biasanya diganti secara berkala dan teratur, dan bisa dilakukan di bengkel favorit dan rekomendasi untuk Anda agar Anda tidak perlu khawatir untuk mengganti oli persneling mobil Anda. Kira-kira bagaimana informasi selengkapnya mengenai persneling mobil secara umum, dan cara mengganti oli pada bagian persneling mobil Anda? Yuk, kita cari tahu!

Ketahui Perbedaan Oli Transmisi untuk Persneling dan Oli Gardan

Ketahui Perbedaan Oli Transmisi untuk Persneling dan Oli Gardan

Sebelum Anda mengganti oli persneling pada mobil Anda, Anda wajib untuk mengetahui perbedaan oli transmisi dan oli gardan agar Anda dapat mengetahui jenis oli untuk persneling mobil Anda.

Oli transmisi sering dianggap sama dengan oli gardan oleh sebagian orang, oleh karena itu Anda perlu cermat dalam membedakan oli transmisi dan oli gardan.

Pada sebagian mobil bisa menggunakan oli transmisi untuk gardan termasuk pada pergantian persneling mobil Anda. Namun Anda dapat mengenali terlebih dahulu perbedaan oli transmisi dan oli gardan melalui berbagai aspek yang wajib Anda ketahui.

Perbedaan pertama dapat Anda lihat dari cara kerja oli transmisi dan oli gardan . Oli transmisi digunakan untuk mengubah perbandingan gear ratio atau kecepatan. Sementara oli gardan berfungsi menyalurkan putaran roda melalui poros axle serta mengatur kecepatan roda ketika berbelok. Tujuannya agar kendaraan melaju dengan stabil sehingga persneling mobil Anda menjadi lebih baik.

Perbedaan selanjutnya dapat Anda lihat dari takaran oli terutama pada persneling mobil Anda. Pada umumnya Mobil membutuhkan sekitar 1-2 liter oli persneling mobil dan sekitar 2-2,5 liter oli gardan. Namun hal ini tergantung pada jenis dan tipe mobil Anda. Anda dapat mengamati jenis persneling mobil Anda agar dapat mengetahui takaran oli yang cocok untuk persneling mobil Anda.

Perbedaan berikutnya dapat Anda lihat melalui spesfikasi oli pada persneling mobil Anda. Anda dapat mengganti oli sebaiknya harus sesuai dengan petunjuk penggunaan mobil, termasuk persneling mobil Anda. Mobil penggerak belakang atau FR biasanya menggunakan oli dengan SAE 40 atau 90, sementara oli gardan membutuhkan oli dengan SAE 90 sampai 140 API GL5, hal ini menjadi penting dan perlu diperhatikan bagi mobil Anda.

Sementara untuk sistem transmisi otomatis disarankan menggunakan ATF atau automatic transmission fluid. Oli ini dirancang khusus untuk sistem transmisi mobil matic. Jangan gunakan oli jenis lainnya.

Perbedaan selanjutnya terlihat pada penggantian oli transmisi dan oli gardan . Oli gardan dan transmisi sama-sama harus diganti setiap 40.000 km. Namun untuk mobil matic waktu penggantian oli ini lebih panjang, yakni 80.000 km sekali, sehingga perlu Anda cermati dalam kebutuhan persneling mobil Anda.

Baca Juga: Cara Mengecek Oli Transmisi Mobil

Mengetahui Fungsi Oli Transmisi pada Persneling

Oli persneling mobil atau oli transmisi pada mobil manual berfungsi menahan gesekan dan juga sebagai pendingin. Setiap komponen mobil yang bekerja dan bergesekan lama kelamaan akan panas. Fungsi oli transmisi ini mendinginkan sistem transmisi tetap dingin terhadap mobil Anda.

Hal ini dapat dilihat dari fungsinya yang penting bagi Anda dan disarankan untuk mengganti seal transmisi ketika ganti oli transmisi. Sebabnya karena seal yang sudah rusak akan membuat oli transmisi mudah bocor atau rembes sehingga volume olinya berkurang. Jumlah oli yang kurang ini akan membuat sulit untuk memindahkan gigi pada persneling mobil Anda.

Tanda-tanda Perlu Ganti Oli Persneling

Kriteria dari oli persneling mobil harus ganti adalah susah masuk gigi. Persneling mobil akan terasa lebih keras dan sulit masuk ke gigi yang sesuai dengan kebutuhan. Sebenarnya tidak hanya masalah harus ganti oli transmisi, tetapi susah masuk gigi juga bisa disebabkan karena kampas kopling yang sudah tipis pada mobil Anda.

Namun mengenai hal ini juga terdapat biaya mengganti kampas kopling lebih mahal daripada mengganti oli transmisi. Oleh karena itu, kamu bisa ganti oli transmisi dulu dan amati perubahannya. Apalagi kalau memang sudah masuk masa pakai dalam mobil Anda.

Apabila setelah ganti oli persneling juga bisa digerakkan dengan mudah, berarti memang oli transmisinya sudah jelek. Disarankan juga untuk mengganti oli gardan ketika mengganti oli transmisi pada mobil Anda.

Kriteria yang kedua adalah terdengar suara dengung yang berasal dari bagian bawah mobil. Suara yang berdengung ini berasal dari persinggungan antar gir pada sistem transmisi. Penyebabnya adalah oli transmisi yang sudah tidak bekerja optimal pada mobil Anda.

Selain terdengar suara yang berdengung, hal ini juga terasa juga getaran dari sistem transmisi. Getaran ini akan terasa pada persneling ketika posisi sedang idle atau stasioner. Getaran ini bisa disebabkan karena oli transmisi yang sudah jelek atau mounting transmisi yang rusak pada mobil Anda.

Oli transmisi yang baru biasanya berwarna merah. Sementara oli transmisi yang sudah jelek akan menghitam. Cara mengeceknya adalah dengan melihatnya menggunakan dipstick oli khusus transmisi. Warna oli yang menghitam bisa karena olinya yang memang sudah jelek atau filter olinya yang sudah kotor pada mobol Anda.

Kriteria yang terakhir adalah seperti yang sudah dibahas di atas, yaitu sudah memasuki jarak tempuh. Maka dari itu jika sudah mencapai 20.000 km – 25.000 km, sebaiknya kamu sering-sering mengamati keadaan sistem transmisi mobil Anda.

Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli Pernseling Mobil

Waktu yang tepat dalam penggantian oli transmisi untuk mobil Anda yang memang tidak sama dengan oli mesin yang harus diganti setiap 10.000 km atau setiap 6 bulan sekali. Biasanya, menurut buku manual kendaraan ketika kamu membeli mobil baru, disarankan untuk mengganti oli transmisi manual setiap 40.000 km sekali dalam mesin mobil Anda.

Namun, kondisi ini bisa saja berubah sesuai dengan penggunaan mobil. Cara berkendara yang buruk atau kerja berat pada mobil bisa membuat waktu penggantian lebih singkat. Misanya, setiap 20.000 km – 25.000 km sekali. Maka dari itu, selain jarak tempuh, ini dia tanda-tanda oli transmisi pada mobil manual harus diganti pada mobil Anda agar dapat mesin mobil yang optimal.

Rekomendasi Perawatan untuk Ganti Oli Persneling Mobil pada Kendaraan Mobil Anda

Untuk melakukan ganti oli persneling mobil, pastikan Anda memilih bengkel spesialis transmisi mobil guna menghindari adanya salah penanganan hingga mengakibatkan transmisi mobil Anda jadi bermasalah.

DOMO Transmisi bisa menjadi tempat yang tepat untuk melakukan ganti oli persneling mobil Anda dengan aman. Hal ini karena bengkel DOMO Transmisi milik Dokter Mobil ini adalah bengkel yang sudah terpercaya.

DOMO TRANSMISI adalah bengkel otomotif dengan kualitas profesional yang sudah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Layanan pemeriksaan komponen dan servis di DOMO TRANSMISI semuanya akan dikerjakan oleh teknisi yang handal dan berpengalaman sehingga menjamin agar pengalaman berkendara Anda akan menjadi lebih aman dan nyaman.

Reservasi layanan DOMO TRANSMISI sekarang 088212440591 atau melalui link berikut. Reservasi lebih mudah karena bisa dari rumah, Anda akan diarahkan langsung untuk mendatangi cabang Dokter Mobil terdekat untuk melakukan ganti oli persneling mobil Anda tanpa harus mengantre layaknya bengkel biasa.

Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.
Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.