Fungsi Tutup Radiator dan Cara Kerjanya

Fungsi Tutup Radiator dan Cara Kerjanya

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa sih fungsi dari tutup radiator yang tampak sederhana pada kendaraan Anda?

Atau bagaimana cara kerjanya sehingga mampu menjaga mesin tetap dingin?

Kami akan membahasnya, sebagai pemilik mobil harus mengetahu komponen yang terdapat pada mobil anda.

Fungsi Tutup Radiator Dan Cara Kerjanya

Tutup radiator adalah komponen kecil yang terletak di bagian atas radiator. Meskipun ukurannya kecil, peranannya sangat penting dalam sistem pendinginan mesin.

Jika tutup radiator yang berfungsi dengan baik, mesin bisa overheat dan mengalami kerusakan. Tutup radiator ditempatkan di bagian atas radiator, menjadi pintu keluar masuknya cairan pendingin.

Jadi, ketika Anda ingin mengisi atau mengganti cairan pendingin, Anda harus membuka tutup ini. Fungsi Utama Tutup Radiator yaitu untuk menjaga tekanan cairan pendingin agar tetap stabil.

Dengan tekanan yang stabil, cairan pendingin dapat bekerja dengan efisien untuk mendinginkan mesin.

Mencegah Kebocoran

Salah satu fungsi vital dari tutup radiator adalah mencegah kebocoran cairan pendingin.

Cairan pendingin adalah elemen krusial dalam sistem pendinginan, yang bertugas mendinginkan mesin saat bekerja.

Jika cairan pendingin bocor, mesin bisa overheat dan mengalami kerusakan. Tutup radiator dengan kualitas baik akan memiliki segel yang ketat, mencegah cairan pendingin bocor keluar.

Baca Juga: Penyebab Air Radiator Cepat Habis,

Menjaga Tekanan

Ketika mesin bekerja, suhu cairan pendingin meningkat, yang menyebabkan tekanan di dalam radiator naik.

Jika tekanan yang terlalu tinggi bisa berbahaya dan menyebabkan kerusakan pada komponen mesin, Disinilah peran tutup radiator.
Tutup radiator dilengkapi dengan pegas dan katup yang dirancang untuk merespons perubahan tekanan.

Ketika tekanan mencapai titik tertentu, katup akan membuka sedikit untuk melepaskan tekanan berlebih.

Mempertahankan Suhu Mesin

Fungsi lain dari tutup radiator adalah membantu mempertahankan suhu mesin agar tetap optimal.

Dengan menjaga tekanan cairan pendingin, tutup radiator memastikan bahwa cairan tersebut dapat mengalir dengan lancar ke seluruh bagian mesin.

Hal ini penting untuk mencegah mesin menjadi terlalu panas atau terlalu dingin.

Cara Kerja Tutup Radiator

Bagaimana Cara Kerja Tutup Radiator pada mbil anda? Ia memiliki pegas dan katup yang responsif terhadap tekanan. Terdapat mekanisme canggih yang memastikan mesin Anda tetap dingin dan berfungsi dengan baik.

  • Respons Terhadap Tekanan, Saat mesin bekerja, panas yang dihasilkan akan meningkatkan suhu cairan pendingin, yang pada gilirannya meningkatkan tekanan di dalam radiator. Tutup radiator dirancang untuk merespons perubahan tekanan ini. Di dalam tutup radiator, terdapat pegas yang memiliki kekuatan tertentu.

 

  • Atur Sirkulasi Cairan Radiator, Setelah mesin dimatikan atau saat berjalan dalam kondisi dingin, tekanan di dalam radiator akan menurun. Pada saat inilah pegas pada tutup radiator kembali menarik katup untuk menutup. Ini mencegah udara dari luar masuk ke dalam sistem.

Nah itulah fungsi dan cara kerja tutup radiator pada mobil anda, pernah mengalami gangguan pada kendaraan anda?

Kami sarankan kepada anda untuk segera bawa mobil matic anda ke bengkel spesialis matic yaitu Domo Transmisi.

Dengan teknisi yang berpengalaman anda bisa melakukan pengecekan dan perawatan pada mobil matic anda, tunggu apalagi.

Hubungi CS kami untuk melakukan reservasi, hub via WA agar anda tidak terkena antre.

R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.
R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.