Tanda-tanda Oli Transmisi Kotor

Oli transmisi kotor

Oli transmisi kotor menjadi salah satu permasalahan yang sampai dengan saat ini masih sering terjadi. Bahkan, untuk beberapa orang khususnya pemilik kendaraan ada yang beranggapan oli transmisi ini tidak penting.

Sebagaimana oli transmisi mempunyai peran yang sangat penting, karena bisa melumaskan kendaraan. Artinya, untuk oli transmisi ini mempunyai peran yang sangat vital dan tidak tanggung-tanggung.

Pada kesempatan kali ini akan jelaskan mengenai beberapa tanda-tanda dan cara mengatasi penyebab oli transmisi kotor. Sedangkan, untuk Anda yang penasaran dengan perihal oli transmisi bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini.

Tanda-tanda Oli Transmisi Kotor

Tanda-tanda Oli Transmisi Kotor

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa sampai dengan saat ini masih abai dengan perihal komponen oli transmisi. Untuk beberapa tanda-tanda dari oli transmisi kotor yang harus Anda ketahui adalah:

Proses Pergantian Gigi Terasa Berat dan Kadang Menghentak

Tanda-tanda oli transmisi kotor yang pertama adalah proses pergantian gigi terasa berat dan terkadang menghentak. Untuk tanda-tanda yang satu ini sudah sering sekali terjadi oleh para pengendara lupa melakukan pergantian oli transmisi. Selain itu, untuk oli transmisi yang tidak diganti sesuai jadwal, maka bisa membuat perpindahan gigi terasa susah karena kampas kopling sudah mulai menipis.

Muncul Suara Dengung pada Sistem Transmisi

Untuk tanda-tanda oli transmisi kotor yang satu ini hampir sama seperti sepeda dengan kondisi rantai tidak diberi oli. Maka dari itu, dengan hal tersebut menjadi salah satu pemicu munculnya suara dengung. Begitu juga dengan kendaraan mobil.

Mesin transmisi mempunyai cara kerja melalui komponen logamnya. Selain itu, komponen tersebut mengalami gesekan yang dapat membuat kendaraan tersebut menjadi bergerak. ketika pergerakan logam ini tidak diberi pelumas, maka untuk transmisi akan muncul bunyi yang kasar dari komponen mesinnya.

Tentunya, untuk hal tersebut menjadi satu hal yang tidak baik untuk kendaraan. Jadi, ketika sudah mulai terdengar suara bunyi kasar dari mesin. Alangkah baiknya, Anda sesegera mungkin untuk melakukan penggantian oli transmisi secara individu.

Warna Oli Transmisi Menjadi Gelap dan Kental

Mungkin di saat berkunjung ke bengkel kendaraan, Anda akan mendapatkan banyak bekas tumpahan oli yang berwarna hitam pekat. Untuk warna tersebut menjadi salah satu ciri-ciri oli transmisi kotor dan tidak layak dipakai.

Warna oli hitam pekat mempunyai arti, yaitu harus diganti dengan yang baru. Akan tetapi, untuk para bengkel biasanya menyalin oli transmisi yang lama dengan beberapa kebutuhan tertentu.

Baca Juga: Warna Oli Transmisi Berubah? Ini Tandanya!

Kilometer Kendaraan Sudah Melewati Batas yang Telah Direkomendasikan

Seperti yang diketahui, tidak ada oli transmisi yang dapat dipergunakan dengan jangka waktu selamanya. Pastinya, untuk oli transmisi ini harus mengalami pergantian secara berkala.

Apalagi, disaat sudah melewati kilometer yang telah direkomendasikan untuk ganti. Maka, untuk para pemilik kendaraan harus sesegera mungkin untuk melakukan pergantian oli transmisi. Hal tersebut harus dilakukan, supaya tidak terjadi beberapa hal yang tidak diinginkan.

Lampu Check Engine Sudah Menyala

Tanda oli transmisi kotor yang selanjutnya, yaitu lampu check engin sudah mulai menyala. Untuk mobil keluaran tahun terbaru, kini sudah dilengkapi dengan sensor check engine yang bisa dijadikan sebagai alat indikator bahwa sudah saatnya pemilik kendaraan melakukan pergantian oli transmisi.

Selain itu, lampu check engine yang menyala ada baiknya Anda membawa mobil ke bengkel terdekat. Lakukan penggantian oli transmisi masih layak dipergunakan atau tidak. Sehingga, dengan hal tersebut bisa dijadikan alat untuk penentu harus melakukan pergantian oli atau tidak.

Mobil Tidak Kuat Untuk Menanjak

Untuk Anda yang mempunyai kendaraan mobil dengan transmisi matic, maka di tanjakan bisa menjadi tanda oli transmisi kotor atau tidak. Ketika Anda telah menemui jalan menanjak dna mobil kesusahan untuk melaju meski sudah melakukan pergantian ke L atau 2, maka bisa menjadi salah satu penyebab oli transmisi tersebut harus diganti. Kualitas mesin transmisi yang sudah menurun ini bisa menjadi salah satu penyebab mobil matic ini mengalami kesusahan dalam jalanan menanjak.

Terjadi Getaran pada Transmisi Manual

Tanda-tanda oli transmisi kotor yang paling akhir adalah terjadi getaran pada transmisi manual. Biasanya, untuk getaran pada persneling ini terjadi pada komponen mobil idle atau stasioner. Untuk efek hal yang satu ini bisa saja terjadi, karena dengan adanya getaran tersebut sudah sewajibnya membawa kendaraan mobil pada bengkel terdekat.

Alasan Kenapa Mobil Tidak Boleh Mengalami Oli Transmisi Kotor

Setelah paham mengenai beberapa tanda-tanda dari oli transmisi yang kotor. Maka, untuk sekarang Anda juga harus paham dengan beberapa alasan kenapa hal tersebut tidak boleh terjadi sebagai berikut:

Supaya Komponen Mesin Lainnya Tetap Terjaga

Alasan utama kenapa mobil tidak boleh sampai mengalami oli transmisi dengan kondisi kotor adalah supaya komponen mesin tetap terjaga. Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa untuk oli transmisi mobil dengan kondisi kotor ini membuat mesin menjadi sering tersendat dan kasar.

Maka dari itu, untuk langkah yang bisa diambil adalah sering melakukan pergantian oli transmisi secara berkala. Dengan cara yang satu ini, Anda bisa diberikan kondisi mesin semakin lancar dan bisa membuat mesin mobil menjadi lebih awet.

Dapat Meningkatkan Kinerja Mesin

Bagi Anda yang sering melakukan pergantian oli transmisi secara berkala, pastinya akan merasakan performa kendaraan menjadi lebih meningkat lagi. Bahkan, biasanya, setelah melakukan pergantian ada perubahan yang terjadi pada mesin tersebut.

Untuk masalah perubahan ini bisa terjadi, karena kandungan zat yang ada di oli transmisi ini bisa membuat kinerja mesin seperti baru lagi. Selain itu, untuk suara mesin yang dihasilkan juga lebih halus.

Sebaliknya, untuk oli transmisi pada mobil yang tidak pernah diganti sampai dengan pekat hitam dan kental ini menjadi salah satu penyebab kendaraan cepat rusak. Salah satu ciri-ciri dari kondisi oli transmisi yang kotor adalah keluarnya asap hitam.

Jangan sampai Anda membiarkan kondisi tersebut dengan jangka yang terlalu lama, karena bisa memberikan dampak buruk. Artinya, di saat kondisi tersebut sudah mulai terjadi Anda bisa langsung saja melakukan pergantian oli transmisi dengan yang baru.

Mencegah Turun Mesin

Untuk alasan terakhir, kenapa oli transmisi tidak boleh kotor supaya bisa mencegah terjadinya turun mesin. Tentu saja, untuk Anda sudah mengerti perihal turun mesin ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit atau banyak.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi mengenai hal tersebut Anda bisa langsung sering-sering melakukan pergantian oli transmisi kotor. Setidaknya, untuk Anda melakukan pergantian oli transmisi secara berkala dengan kualitas yang terbaik.

Sering-sering lakukan penggantian oli secara berkala, supaya terhindar dari pengeluaran biaya yang tentunya bisa membuat Anda tercengang. Pastikan oli transmisi berada di takaran dan kondisi yang aman.

Pada saat melakukan pergantian oli transmisi, Anda bisa memilih bengkel yang sudah memang benar-benar terpercaya, seperti DOMO Transmisi. Layanan perawatan dan perbaikan transmisi dari Dokter Mobil ini menggunakan peralatan berteknologi mutakhir dan teknisi yang ahli. Selain itu, telah teruji riset dan pengembangannya sehingga kualitas layanan DOMO Transmisi memang sangat terjamin.

Segera reservasi layanan DOMO Transmisi sekarang melalui WhatsApp pada nomor 0882-1244-0591 atau hubungi disini untuk dapatkan informasi lengkap seputar layanan DOMO Transmisi. Anda juga bisa langsung mengunjungi cabang Dokter Mobil terdekat dari lokasi kediaman Anda untuk rasakan langsung layanan DOMO Transmisi.

Nah, demikian penjelasan secara lengkap mengenai penyebab dan alasan kenapa mobil tidak boleh mengalami oli transmisi kotor. Semoga, dengan adanya penjelasan diatas bisa menjadi tambahan informasi untuk Anda yang ingin mendapatkan kendaraan dengan kondisi prima.

Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.
Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.