Penyebab Mobil Matic Boros BBM yang Bikin Boncos

Penyebab Mobil Matic Boros BBM yang Bikin Boncos

Banyak yang bilang mobil matic lebih boros dari sisi konsumsi BBM. Tapi kira-kira apa penyebab mobil matic boros BBM?

Seringkali permasalahan mobil boros BBM ini bisa terjadi karena banyak faktor yang cukup kompleks untuk diperhatikan,.

Nah, artikel ini akan berikan Anda info seputar penyebab mobil matic boros BBM dan bagaimana solusi untuk mengatasinya.

Penyebab Mobil Matic Boros BBM

Bisa dicek di bagian transmisinya, berikut adalah penyebab mobil matic boros BBM:

  1. Menginjak Rem sambil Tuas Transmisi masih di Posisi D

Menginjak rem sambil tuas transmisi mobil otomatis masih dalam posisi D (Drive) adalah tindakan yang sering dilakukan oleh pengemudi saat berhenti, seperti saat berada di lampu merah atau dalam kemacetan lalu lintas.

Ada pandangan umum bahwa tindakan ini dapat menjadi penyebab mobil matic boros BBM, namun, hal ini perlu diperjelas.

Pada mobil-mobil yang diproduksi setelah tahun 2000, pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar. Hal ini disebabkan oleh kemajuan dalam teknologi transmisi otomatis.

Pada mobil otomatis modern, transmisi dilengkapi dengan sistem pelepasan atau release yang otomatis menghubungkan dan memutuskan hubungan antara mesin dan roda-gigi transmisi.

Ketika pengemudi menginjak rem dan tuas transmisi masih dalam posisi D, sistem ini akan secara otomatis melepaskan kopling pada gearbox otomatis.

Akibatnya, mesin tidak akan berusaha untuk terus menerus mendorong kendaraan seperti yang mungkin terjadi pada transmisi manual atau transmisi otomatis yang lebih tua.

Dengan demikian, tidak ada daya yang tertahan atau konflik antara mesin dan rem.

Oleh karena itu, tidak ada peningkatan signifikan dalam konsumsi bahan bakar saat berhenti dengan tuas transmisi dalam posisi D pada mobil otomatis modern.

  1. Iseng Memegang Tuas Transmisi Otomatis

Saat sedang mengemudi, pengemudi terkadang secara iseng memegang tuas transmisi otomatis.

Hal ini dapat terjadi karena posisi tuas transmisi yang mudah dijangkau oleh tangan pengemudi dan keberadaan tombol overdrive yang menggoda.

Namun, penting untuk memahami konsekuensi dari tindakan ini terhadap kinerja kendaraan.

Di sebelah kanan tuas transmisi mobil otomatis terdapat tombol overdrive yang memiliki fungsi khusus. Tombol ini digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan overdrive pada transmisi.

Ketika tombol overdrive pada mobil otomatis ditekan tanpa disadari, overdrive akan dinonaktifkan.

Overdrive adalah mode transmisi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan mengurangi putaran mesin pada kecepatan tertentu.

Dengan menonaktifkan overdrive, mesin akan bekerja pada putaran mesin (rpm) yang lebih tinggi pada kecepatan yang sama.

Hal ini dapat menjadi penyebab mobil matic boros BBM dan kebisingan mesin yang tidak perlu.

Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk mengetahui fungsi tombol overdrive dan menggunakannya sesuai kebutuhan agar mesin dapat beroperasi dengan efisiensi yang optimal.

  1. Selip Kampas Kopling

Selip kampas kopling adalah masalah yang dapat terjadi pada mobil dengan transmisi manual.

Kampas kopling adalah komponen penting dalam sistem transmisi mobil manual yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan hubungan antara mesin dan transmisi.

Ketika kampas kopling mengalami selip, hal ini dapat menyebabkan sejumlah masalah.

Selip kampas kopling terjadi ketika kampas tersebut tidak dapat sepenuhnya menghubungkan mesin dengan transmisi saat pengemudi mencoba mengganti gigi atau merilis kopling.

Ketika selip terjadi, mesin akan bekerja lebih keras untuk menghasilkan daya yang cukup untuk menggerakkan kendaraan, biasanya ditandai dengan menyalanya lampu indikator.

Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar karena mesin harus bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mencapai kecepatan yang diinginkan.

Selain itu, selip kampas kopling juga dapat menyebabkan keausan yang lebih cepat pada komponen kopling, sehingga memerlukan perbaikan atau penggantian yang lebih sering.

Untuk menghindari masalah ini, pengemudi perlu memastikan bahwa kampas kopling dalam kondisi baik dan menjalani perawatan yang sesuai sesuai panduan produsen.

Selain itu, perlu juga perhatian saat mengoperasikan kopling agar tidak menyebabkan selip yang tidak diinginkan.

  1. Rotasi Per Menit (RPM) Lebih Tinggi

Rotasi per menit (RPM) adalah salah satu parameter yang penting dalam mengukur kinerja mesin kendaraan.

Mobil dengan transmisi otomatis cenderung memiliki RPM yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil dengan transmisi manual.

Ini karena transmisi otomatis dirancang untuk mengoptimalkan kenyamanan berkendara dengan mengubah gigi secara otomatis tanpa perlu campur tangan pengemudi.

Peningkatan RPM pada mobil matic dapat menjadi penyebab mobil matic boros BBM.

Ini terjadi karena mesin harus bekerja lebih keras untuk mencapai kecepatan yang sama dibandingkan dengan mobil yang memiliki RPM lebih rendah pada kecepatan yang sama.

Ketika mesin beroperasi pada RPM yang tinggi, kehilangan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar dapat terjadi.

Mesin bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak tenaga, yang pada akhirnya mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar.

Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik transmisi otomatis dan merencanakan penggunaan bahan bakar dengan bijak untuk menghindari peningkatan konsumsi yang tidak perlu.

  1. Beban Berlebihan pada Komponen Transmisi

Ketika mobil otomatis mengkonsumsi lebih banyak bensin dari yang seharusnya, ini dapat berdampak pada kinerja komponen-komponen yang terkait dengan transmisi.

Mesin akan bekerja keras untuk menghasilkan tenaga yang cukup untuk menjaga kendaraan bergerak, terutama jika pengemudi sering menekan pedal gas dengan keras.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan suhu mesin karena mesin bekerja dalam beban yang lebih berat.

Suhu mesin yang tinggi dapat merusak komponen-komponen mesin dan transmisi, seperti kopling, konverter torsi, dan komponen lainnya.

Selain itu, beban berlebihan pada komponen transmisi dapat mempercepat keausan dan merusak komponen tersebut.

Jika komponen transmisi mengalami kerusakan atau keausan yang parah, ini dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi.

Oleh karena itu, penting untuk mengemudi dengan bijak, menghindari akselerasi yang berlebihan, dan menjaga mesin beroperasi dalam kondisi yang optimal.

Melakukan perawatan berkala pada kendaraan juga merupakan langkah yang bijaksana untuk memastikan semua komponen transmisi berfungsi dengan baik dan menghindari beban berlebihan yang dapat merusak kendaraan secara keseluruhan.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan bahan bakar dan dampaknya pada komponen transmisi, pengemudi dapat menjaga kendaraan mereka tetap dalam kondisi yang baik dan menghemat biaya perbaikan yang tidak diinginkan.

Perawatan Mobil Matic Terpercaya, DOMO Transmisi Pilihannya!

Ada banyak penyebab mobil matic boros BBM yang sumbernya ada di bagian transmisinya.

Dengan banyaknya penyebab yang ada, pastikan Anda ambil solusi permasalahannya di bengkel yang terpercaya kredibilitasnya, seperti DOMO Transmisi.

Sebagai bengkel spesialis transmisi mobil ternama di Indonesia, DOMO Transmisi punya peralatan paling canggih dengan teknisi yang ahli untuk atasi berbagai permasalahan di matic mobil Anda.

Tertarik untuk coba? Anda bisa langsung hubungi CS DOMO Transmisi via WhatsApp di 0882:1244:0591 (atau klik di sini) atau juga langsung kunjungi bengkel DOMO Transmisi di:

Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.
Syahrial Maulana S

Syahrial Maulana S

Menggemari isu-isu seputar konten, media, dan kreatif, Syahrial telah berkecimpung dalam bidang penulisan di beberapa media daring di Indonesia. Saat ini sedang fokus mendalami konten-konten dan penulisan seputar otomotif sebagai Copywriter.