Mitos atau Fakta, Mobil Jarang Digunakan Lebih Awet

Mobil Jarang Digunakan Lebih Awet

Pernah mendengar pernyataan mengenai sebuah mobil jarang digunakan lebih awet?  Banyak Mitos yang telah beredar luas di kalangan pecinta otomatif, apakah pertanyaan ini adalah fakta atau hanya sekedar mitos.

Jangan sampai salah jika anda lebih memilih mobil anda jarang digunakan dan tidak dilakukan perawatan. Bagaimana pun mobil tetap membutuhkan perawatan, jangan sampai anda menyesal karena mengabaikan yang 1 ini.

Apakah Mobil Jarang Digunakan Lebih Awet?

Kami akan menjawab pertanyaan anda, mengenai Mobil Jarang Digunakan Lebih Awet, simak disini.

Mobil Jarang Digunakan Akan Lebih awet

  • Mitos: Ada anggapan bahwa mobil yang jarang digunakan akan lebih awet karena komponennya tidak mengalami gesekan atau pemakaian yang intensif. Sehingga, banyak orang beranggapan bahwa dengan membiarkan mobilnya berhenti dalam waktu yang lama, mereka dapat memperpanjang usia mobil tersebut.
  • Fakta: Mobil yang jarang digunakan dalam waktu yang lama tanpa perawatan yang baik justru dapat mengalami kerusakan. Contohnya, oli yang lama tidak diganti dapat mengendap dan menyebabkan kerusakan pada mesin. Selain itu, ban mobil yang tidak pernah digunakan akan keras.

Aki akan Lebih Awet

  • Mitos: Banyak yang berpikir bahwa dengan jarang menghidupkan mobil, aki mobil akan lebih tahan lama karena tidak sering digunakan untuk menghidupkan mesin.
  • Fakta: Aki mobil yang jarang digunakan akan kehilangan daya jika dibiarkan terlalu lama aki akan kehabisan daya dan sulit untuk di charge kembali. Penting untuk menghidupkan mobil setidaknya sekali dalam seminggu untuk menjaga kesehatan aki.

Baca Juga: Tips Menjaga Aki Mobil Tetap Awet

Rem Mobil

  • Mitos: Banyak yang beranggapan bahwa rem mobil yang jarang digunakan akan lebih awet karena jarang mengalami gesekan.
  • Fakta: Rem mobil yang jarang digunakan justru dapat mengalami karat, terutama pada bagian cakram rem. Karat ini dapat mengurangi efektivitas pengereman dan bahkan menyebabkan rem menjadi berisik saat digunakan. Oleh karena itu, meskipun mobil jarang digunakan, tetap saja perlu perawatan dan pemeriksaan rutin.

Oli Mobil

  • Mitos: Banyak pemilik mobil yang beranggapan bahwa jika mobilnya jarang digunakan, maka oli mesin tidak perlu diganti dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh produsen.
  • Fakta: Meskipun mobil jarang digunakan, oli mesin tetap mengalami oksidasi dan dapat kehilangan viskositasnya. Oli yang telah oksidasi dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tetap mengganti oli sesuai dengan jadwal.

AC Mobil

  • Mitos: Ada anggapan bahwa AC mobil yang jarang digunakan akan lebih awet dan tidak perlu dihidupkan.
  • Fakta: AC mobil yang jarang dihidupkan justru dapat mengalami kerusakan pada bagian kompresor atau kebocoran freon. Menghidupkan AC secara rutin dapat membantu melumasi komponen-komponen di dalamnya dan menjaga sistem AC tetap berfungsi dengan baik.

Nah itulah meskipun mobil jarang digunakan, penting untuk melakukan pengecekan dan perawatan pada mobil agar performa kendaraan anda tepat prima.

Jika anda ingin melakukan perbaikan pada mobil matic anda, kami sarankan kepada anda untuk segera datang ke bengkel spesialis matic yaitu Domo Transmisi.

Reservasi sekarang juga melalui WA agar anda tidak terkena antre, CS kami siap membantu anda.

R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.
R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.