Cara Kerja Common Rail pada Mobil

Cara Kerja Common Rail pada Mobil

Tahukah anda Kendaraan Diesel anda terdapat komponen yang bernama Common Rail pada mobil.

Sebelumnya, mobil diesel menggunakan sistem injeksi yang membutuhkan tekanan tinggi untuk menyerempotkan bensin ke ruang bakar.

Dengan adanya common rail ini mengubah segalanya, dengan menciptakan saluran bensin yang bernama common rail ini menyimpan bensin dengan tekanan tinggi.

Common rail menghadirkan keunggulan pada kontrol dan hal presisi, tentunya tekanan pada bensin dapat diatur secara presisi dan efisien.

Cara Kerja Common Rail pada Mobil

Inilah beberapa Cara Kerja Common Rail pada Mobil, simak disini jika anda ingin mengetahui secara detail.

Tahap Awal

Bensin akan disimpan pada komponen common rail dengan tekanan tinggi, lalu katup injeksi yang dikendalikan secara elektronik, bensin disemprotkan ke dalam ruang bakar dengan kecepatan dan presisi yang tepat.

Hal ini memungkinkan bahan bakar tersebar merata dalam ruang bakar, mengoptimalkan pembakaran.

Tahap Selanjutnya

Proses injeksi ini dapat terjadi dalam beberapa tahap, tergantung pada kebutuhan mesin pada suatu waktu.

Inilah yang membuat Common Rail begitu fleksibel dan mampu beradaptasi dengan kondisi operasional yang berbeda.

Dengan kontrol yang tepat, mesin dapat mengatur jumlah bahan bakar yang disemprotkan.

Tentu saja sistem Common rail memberikan beberapa keuntungan bagi anda dengan kemampuanya mengatur tekanan bensin dan melakukan injeksi dalam beberapa tahap, Common rail dapat mengoptimalkan pembakaran dan tentunya kaan menghasilkan tenaga setiap bensin.

Baca Juga: Cara Merawat Mobil Diesel Agar Awet, Temukan Disini

Common Rail juga berkontribusi pada pengurangan emisi. Dengan pembakaran yang lebih efisien, jumlah emisi gas buang dapat diminimalkan.

Tetapi Common Rail pada mobil juga bisa mengalami kerusakan, apa saja hal yang terjadi pada komponen ini?

  • Tekanan bensin yang tidak stabil, , Salah satu masalah yang bisa terjadi pada sistem Common Rail adalah tekanan bensin. Tekanan yang tidak stabil dapat mengakibatkan masalah pada proses injeksi bahan bakar dan pada akhirnya, mempengaruhi performa mesin. Hal ini bisa terjadi akibat kebocoran atau komponen Common rail yang sudah perlu diganti.
  • Kerusakan pada Katup Injeksi, Katup injeksi merupakan bagian terpenting pada Common Rail, hal ini dapat mengakibatkan masalah sistem bensin. Kerusakan pada katup injeksi dapat disebabkan oleh penumpukan kotoran atau kerak.
  • Gangguan pada Sensor Tekanan Bensin, Sensor tekanan bahan bakar pada sistem Common Rail memiliki peran penting dalam memastikan tekanan yang sesuai. Kerusakan pada sensor ini dapat mengakibatkan pembacaan tekanan yang tidak akurat dan mempengaruhi kinerja sistem.

Jangan sampai terjadi pada anda, silahkan datang ke bengkel spesialis mobil diesel matic Domo Transmisi untuk anda yang ingin melakukan perbaikan bersama kami.

Anda bisa mengunjungi bengkel kami yang saat ini berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Silahkan datang sekarang juga.

Domo Transmisi berpengalaman sejak 2015, jadi anda tidak perlu ragu untuk melakukan perbaikan bersama kami, reservasi sekarang juga.

R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.
R Rizaldy

R Rizaldy

Saya penulis yang tertarik pada bidang otomotif, tulisan ini bukan hanya sebagai informasi, tetapi juga agar pembaca lebih paham mengenai masalah yang terjadi pada mobil anda.